Hei, apa kabar? Semoga kamu baik-baik aja disana. Hmm . . Aku bingung, mau nulis apa, tapi aku harap kamu mau baca suratku sampai selesai.
Udah lama ya kita ga ketemu, sejak mmm . . last year? No, no. Since last reunion, which is mean 3 years ago. Yep, 3 taun yang lalu. It's really quite a long time. So, how's life?
Mengagetkan memang, tiba-tiba aku kirim surat ke kamu. Honestly, i miss you. Really miss you. Ga tau kenapa, tiba-tiba aku kepikiran kamu. Tiba-tiba aku ingat semua kenangan aku sama kamu, meskipun tidak bertahan lama tapi cukup berkesan buat aku.
Kamu. Partner musikku yang cadas. Aku pikir, suka sama lagu rock itu udah termasuk cadas, ternyata kamu bahkan lebih cadas dari aku, hell yeaaaahkk!
Kamu. Geng males-malesan aku yang paling males, tapi sayangnya kamu lebih pinter dari aku.
Kamu. Temen nongkrong yang asik, tapi lebih sering ngerasa asik sama dunia kamu sendiri.
Kamu. Terlalu berharga buat aku lepasin. Terlalu banyak hal baik yang susah buat aku lupain kamu.
Aku minta maaf karena aku harus pergi jauh dari kamu, dan memutuskan hubungan kita. Itu pun karena aku terpaksa, mau ga mau aku harus putus sama kamu karena aku ga sanggup ngejalanin long distance relationship.
Aku harap kamu mau mengerti dan aku berdoa semoga kamu mendapatkan yang lebih baik dari aku. Aku cuma manusia biasa yang punya salah dan sering berbuat khilaf. Aku tau kamu kecewa, but life goes on. You can find another kind girl, even better than me.
Maaf, di saat bareng sama kamu, aku malah mikirin orang lain yang mestinya udah ga aku pikirin karena dia pun ternyata udah ga mikirin aku lagi. Maaf, membuat kamu kecewa, marah, atau bahkan dendam tapi aku ga bisa paksain perasaan aku saat itu. Maaf, karena kehadiran kamu pun ga bisa ngehapus bayangan dia. Maaf, karena di saat kita harus pisah, aku nyadar kalo kamu ternyata lebih baik dari dia. Maaf, karena kamu udah jadi satu-satunya kenangan terbaik dan terindah yang masih aku jaga sampai saat ini.
Terima kasih karena kamu masih menganggap aku ada. Terima kasih karena kamu masih merespon aku. Terima kasih karena kamu udah nemuin hidup baru kamu, kegiatan kamu yang sangat padat, teman-teman yang bisa ngerti keadaan kamu, dan mungkin ada cinta lain yang bisa bikin kamu bahagia. Terima kasih untuk semua kenangan yang udah kita ciptakan bersama, semoga tetap terjaga di sini, di hati aku, dan kamu.
Terima kasih atas sketsanya. Simple but means a lot to me. Terima kasih atas pujiannya. I'm beautiful me, just like you always said. Terima kasih karena kamu merupakan orang yang selalu kagum dengan alis mata aku yang tebal, meskipun orang-orang sering ngejekin aku seperti siluman alis. Terima kasih karena kita adalah duet dahsyat, aku yang ga bisa diem dan kamu yang ga banyak gerak.
Terima kasih Fathan Ali . .
You're my mood booster at that time
You really gave me a super duper awesome moment
I miss you so bad
Your 'Awk-some-ward' Ex :)
Udah lama ya kita ga ketemu, sejak mmm . . last year? No, no. Since last reunion, which is mean 3 years ago. Yep, 3 taun yang lalu. It's really quite a long time. So, how's life?
Mengagetkan memang, tiba-tiba aku kirim surat ke kamu. Honestly, i miss you. Really miss you. Ga tau kenapa, tiba-tiba aku kepikiran kamu. Tiba-tiba aku ingat semua kenangan aku sama kamu, meskipun tidak bertahan lama tapi cukup berkesan buat aku.
Kamu. Partner musikku yang cadas. Aku pikir, suka sama lagu rock itu udah termasuk cadas, ternyata kamu bahkan lebih cadas dari aku, hell yeaaaahkk!
Kamu. Geng males-malesan aku yang paling males, tapi sayangnya kamu lebih pinter dari aku.
Kamu. Temen nongkrong yang asik, tapi lebih sering ngerasa asik sama dunia kamu sendiri.
Kamu. Terlalu berharga buat aku lepasin. Terlalu banyak hal baik yang susah buat aku lupain kamu.
Aku minta maaf karena aku harus pergi jauh dari kamu, dan memutuskan hubungan kita. Itu pun karena aku terpaksa, mau ga mau aku harus putus sama kamu karena aku ga sanggup ngejalanin long distance relationship.
Aku harap kamu mau mengerti dan aku berdoa semoga kamu mendapatkan yang lebih baik dari aku. Aku cuma manusia biasa yang punya salah dan sering berbuat khilaf. Aku tau kamu kecewa, but life goes on. You can find another kind girl, even better than me.
Maaf, di saat bareng sama kamu, aku malah mikirin orang lain yang mestinya udah ga aku pikirin karena dia pun ternyata udah ga mikirin aku lagi. Maaf, membuat kamu kecewa, marah, atau bahkan dendam tapi aku ga bisa paksain perasaan aku saat itu. Maaf, karena kehadiran kamu pun ga bisa ngehapus bayangan dia. Maaf, karena di saat kita harus pisah, aku nyadar kalo kamu ternyata lebih baik dari dia. Maaf, karena kamu udah jadi satu-satunya kenangan terbaik dan terindah yang masih aku jaga sampai saat ini.
Terima kasih karena kamu masih menganggap aku ada. Terima kasih karena kamu masih merespon aku. Terima kasih karena kamu udah nemuin hidup baru kamu, kegiatan kamu yang sangat padat, teman-teman yang bisa ngerti keadaan kamu, dan mungkin ada cinta lain yang bisa bikin kamu bahagia. Terima kasih untuk semua kenangan yang udah kita ciptakan bersama, semoga tetap terjaga di sini, di hati aku, dan kamu.
Terima kasih atas sketsanya. Simple but means a lot to me. Terima kasih atas pujiannya. I'm beautiful me, just like you always said. Terima kasih karena kamu merupakan orang yang selalu kagum dengan alis mata aku yang tebal, meskipun orang-orang sering ngejekin aku seperti siluman alis. Terima kasih karena kita adalah duet dahsyat, aku yang ga bisa diem dan kamu yang ga banyak gerak.
Terima kasih Fathan Ali . .
You're my mood booster at that time
You really gave me a super duper awesome moment
I miss you so bad
Your 'Awk-some-ward' Ex :)
0 komentar:
Post a Comment